Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 15:21:57【Resep Pembaca】741 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(67923)
Sebelumnya: Kiat menghindari penyakit semasa banjir
Selanjutnya: Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2
Artikel Terkait
- Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
- Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan
- Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
- Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari
- Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta
- Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza
- DPR ingatkan Kemenhan agar gandeng BPOM distribusi vitamin ke SPPG
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
Resep Populer
Rekomendasi

Daftar makanan tinggi protein untuk bulking dan pembentukan Otot

PBB sebut bantuan ke Gaza masih terus dihalangi

Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan

CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya

Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke

Berbagai produk terbaru debut di ajang CIIE kedelapan di Shanghai

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan